Selasa, 23 Juni 2009
Lihat gambar di samping?
Yups, itu adalah gambar ponsel. Ponsel hasil kreasi cendikia bangsa yang cocok banget bagi para muslim. Kenapa? Karena, tu ponsel punya nilai tambah seperti:
1. berisis aplikasi Al-quran digital plus terjemahan dalam 28 bahasa, yang bisa jadi pedoman berjalan, liat-liat ayat kala butuh siraman rohani, nyontek ayat kalo lagi ngisi mad’u biar ga gengsi (hehe), ngutip-ngutip ayat buat para penulis (disediakan fasilitas seaching sesuai klasifikasi isi), teman merenung kala sendiri, n masih banyak lagi kegunaan software Quran
2. berisi aplikasi kumpulan Hadis Muslim yang juga diterjemahkan dalam 28 bahasa. Dengan bantuan ponsel itu, para pengguna software Hadis Muslim bisa nambah deket dengan Rosulullah saw dengan tau keseharian Rosulullah saw dan gimana sih cara beliau melakukan sesuatu n menanggapi sesuatu.
3. berisi aplikasi azan realtime. Cocok banget bagi para pengguna jalan yang sering jalan-jalan n bingung dengan waktu azan. Atau para pencita dunia tidur yang mesti dibangunkan oleh suara azan loud speaker. Dan cocok juga buat para ibu rumah tangga yang kahwatir dengan kebiasaan sholat anak-anaknya, karena ponsel ini akan jadi pengingat sholat walau tak bernyawa
4. aplikasi lainnya adalah panduan ibadah haji. Bukan hanya berguna bagi orang-orang yang sedang dalam training keberangkatan ke tanah suci atau para pejuang haji yang butuh buku panduan saat di tanah suci, tapi juga berguna bagi para muslim yang belum berhaji, sebagai impulse atau peransang doa yang nambah greget rasa rindu tuk segera berkunjung ke tanah suci
5. Touch Screen, Kamera, MP3 Player, Video Recording dan Video Player, Radio FM, Bluetooth, WAP, Games dan fasilitas Image atau Photo Editor yang memungkinkan pengguna untuk mengedit atau merubah gambar-gambar yang ingin ditampilkan sebagai Wallpaper. Dan untuk ponsel ini, PT. Raztel Solusindo Telematika membekali T-Flash dengan kapasitas 1 Gb.
Hebatnya, kemanfaatan sebanyak itu, ponsel quran ini dipasarkan dengan harga ”kacang Goreng”!! Cuma Satu jutaan (yups, siapa yang minat hubungi diriku di no tlpn : 0251 932 65 92 -bebas ongkos kirim dan konsultasi. Garansi resmi 1 tahun)
Jiah! Gubrak! Ternyata mau jualan. Tapi bukan itu maksudku kali ini menulis posting kali ini. Melaikan berbagi ilmu. (padalah niat jualan juga ke tang, haha)
Ponsel itu…bukan ponsel biasa. Seorang dosen berbadan tegap, berambut putih, bercucu delapan yang memperkenalkannya padaku. Ponsel yang hebat, gumanku dalam hati teringat bertapa stok ayat dikepalaku kadang meluap kala pengen bercuap ria pada mad’u. (mad’u itu artinya murid, kalo ada yang garuk-garuk kepala belum tau artinya mad’u). Bersaam dengan ponsel itu, dosen bercucu delapan orang saat terakhir kali ketemu itu pula, mengajarkan padaku akan pentingnya waktu.
“Janji utang masih bisa di bayar. Janji waktu tidak bisa dibayar kalau ingkar, karena waktu tidak akan bisa diulang,”
Argg!! Dalem...
Beberapa jam sebelum bertemu dosen itu, aku membuat janji dengannya di suatu tempat untuk mempresentasikan sebuah proposal bisnis. Karena beberapa hal, waktu dan tempat ia ubah. Ok, aku sepakat. Kita deal. Sayangnya terjadi pembiasan suara dengan deal yang disepakati karena perjanjian dilakukan lewat telepon (maksudnya gak begitu kedengeran n aku angguk-angguk aja bilang iyah.. gubrag!)
Ini adalah pengalam pertamku presentasi bisnis di depan seorang kakek-kakek yang dari suaranya kedengaran begitu berwibawa. Maka, aku meminta bantuan teman yang lebih senior untuk membatu mempresentasikan.
Panic! Dag dig dug seeer... tanganku berkeringat dingin. Temanku datang mepet banget dengan jam perjanjian. Selamat? Gak. Karena kita berdua masih berada di tempat yang lumayan jauh tepat perjanjian dengan si kakek bercucu delapan. (Karena masih nerveus menghadapi si kakek sendirian, makanya aku membuat janji dulu dengan sang senior di tempat lain)
“Ah Tidak!” jeritku dalam hati. Mobil kami segera meluncur. (padahal angkot). Langkah seribu dikerahkan (abis turun dari angkot). “Aduh pa, dimana ya lokasinya?” aku menelepon,pura-pura nyasar biar kelihatan lumrah kalau ngaret. ”Di sebelah ... loh mba,” ujarnya memberi arah. Oh udah deket., aku berjalan lebih tenang. Huft. Ku lihat jam. Alhamdulillah, Cuma ngaret 15 menit.
Kata siapa 15 menit! Seorang pria berbadan tegap, berambut putih, bercucu delapan yang baru kali itu aku bertemu, mengatakan ia sudah menunggu nyaris satu jam.
“Ahk Masakh sihk!!!?” protesku dalam hati. Padahal kan tadi janjiannya jam 16.30 bukan jam 16.00.
”Saya dahulu bekerja di perusahaan Amerika. Kita itu punya kebiasaan. Kalau janjian pasti sudah datang di tempat janji setengah jam sebelumnya.”
Hh... Ya Allah... malu banget. Udah deh... selama temanku membantu mempresentasikan (yang bener akhirnya temanku yang ambil alih presentasi), aku kena sindiran abis-abisan.
Dosen yang hebat! Trims ya Rabb buat tutorialnya, I’ll always remember that!!!
Oia, para pejuang yang pengen memulai kebiasaan menghargai waktu (n enyahkan molorisme n virus karetisme) cocok banget tuh Ponsel Qurannya disimpan disaku. Bagi yang berminat, bisa hubungiku di no tlpn : 0251 932 65 92 -bebas ongkos kirim dan konsultasi.Garansi 1 tahun. Haha.. tetep… promosi
(Semua link yang ada di posting ini memiliki tautan dengan pengurus blog –intan permata- baik Propsal Kehidupan, Rumah Zakat Indonesia, Rumah Aqiqah, K-link, Flexter, Ponsel Quran, Batik Solo, maupun bisnis salah satu dosenku –Andi-. Jika ada yang merasa tertarik atau ingin menanyakan lebih lanjut mengenai content link yang bersangkutan, hubungi aku di 0251-9326592 email: boulengs_id@yahoo.com)
Yups, itu adalah gambar ponsel. Ponsel hasil kreasi cendikia bangsa yang cocok banget bagi para muslim. Kenapa? Karena, tu ponsel punya nilai tambah seperti:
1. berisis aplikasi Al-quran digital plus terjemahan dalam 28 bahasa, yang bisa jadi pedoman berjalan, liat-liat ayat kala butuh siraman rohani, nyontek ayat kalo lagi ngisi mad’u biar ga gengsi (hehe), ngutip-ngutip ayat buat para penulis (disediakan fasilitas seaching sesuai klasifikasi isi), teman merenung kala sendiri, n masih banyak lagi kegunaan software Quran
2. berisi aplikasi kumpulan Hadis Muslim yang juga diterjemahkan dalam 28 bahasa. Dengan bantuan ponsel itu, para pengguna software Hadis Muslim bisa nambah deket dengan Rosulullah saw dengan tau keseharian Rosulullah saw dan gimana sih cara beliau melakukan sesuatu n menanggapi sesuatu.
3. berisi aplikasi azan realtime. Cocok banget bagi para pengguna jalan yang sering jalan-jalan n bingung dengan waktu azan. Atau para pencita dunia tidur yang mesti dibangunkan oleh suara azan loud speaker. Dan cocok juga buat para ibu rumah tangga yang kahwatir dengan kebiasaan sholat anak-anaknya, karena ponsel ini akan jadi pengingat sholat walau tak bernyawa
4. aplikasi lainnya adalah panduan ibadah haji. Bukan hanya berguna bagi orang-orang yang sedang dalam training keberangkatan ke tanah suci atau para pejuang haji yang butuh buku panduan saat di tanah suci, tapi juga berguna bagi para muslim yang belum berhaji, sebagai impulse atau peransang doa yang nambah greget rasa rindu tuk segera berkunjung ke tanah suci
5. Touch Screen, Kamera, MP3 Player, Video Recording dan Video Player, Radio FM, Bluetooth, WAP, Games dan fasilitas Image atau Photo Editor yang memungkinkan pengguna untuk mengedit atau merubah gambar-gambar yang ingin ditampilkan sebagai Wallpaper. Dan untuk ponsel ini, PT. Raztel Solusindo Telematika membekali T-Flash dengan kapasitas 1 Gb.
Hebatnya, kemanfaatan sebanyak itu, ponsel quran ini dipasarkan dengan harga ”kacang Goreng”!! Cuma Satu jutaan (yups, siapa yang minat hubungi diriku di no tlpn : 0251 932 65 92 -bebas ongkos kirim dan konsultasi. Garansi resmi 1 tahun)
Jiah! Gubrak! Ternyata mau jualan. Tapi bukan itu maksudku kali ini menulis posting kali ini. Melaikan berbagi ilmu. (padalah niat jualan juga ke tang, haha)
Ponsel itu…bukan ponsel biasa. Seorang dosen berbadan tegap, berambut putih, bercucu delapan yang memperkenalkannya padaku. Ponsel yang hebat, gumanku dalam hati teringat bertapa stok ayat dikepalaku kadang meluap kala pengen bercuap ria pada mad’u. (mad’u itu artinya murid, kalo ada yang garuk-garuk kepala belum tau artinya mad’u). Bersaam dengan ponsel itu, dosen bercucu delapan orang saat terakhir kali ketemu itu pula, mengajarkan padaku akan pentingnya waktu.
“Janji utang masih bisa di bayar. Janji waktu tidak bisa dibayar kalau ingkar, karena waktu tidak akan bisa diulang,”
Argg!! Dalem...
Beberapa jam sebelum bertemu dosen itu, aku membuat janji dengannya di suatu tempat untuk mempresentasikan sebuah proposal bisnis. Karena beberapa hal, waktu dan tempat ia ubah. Ok, aku sepakat. Kita deal. Sayangnya terjadi pembiasan suara dengan deal yang disepakati karena perjanjian dilakukan lewat telepon (maksudnya gak begitu kedengeran n aku angguk-angguk aja bilang iyah.. gubrag!)
Ini adalah pengalam pertamku presentasi bisnis di depan seorang kakek-kakek yang dari suaranya kedengaran begitu berwibawa. Maka, aku meminta bantuan teman yang lebih senior untuk membatu mempresentasikan.
Panic! Dag dig dug seeer... tanganku berkeringat dingin. Temanku datang mepet banget dengan jam perjanjian. Selamat? Gak. Karena kita berdua masih berada di tempat yang lumayan jauh tepat perjanjian dengan si kakek bercucu delapan. (Karena masih nerveus menghadapi si kakek sendirian, makanya aku membuat janji dulu dengan sang senior di tempat lain)
“Ah Tidak!” jeritku dalam hati. Mobil kami segera meluncur. (padahal angkot). Langkah seribu dikerahkan (abis turun dari angkot). “Aduh pa, dimana ya lokasinya?” aku menelepon,pura-pura nyasar biar kelihatan lumrah kalau ngaret. ”Di sebelah ... loh mba,” ujarnya memberi arah. Oh udah deket., aku berjalan lebih tenang. Huft. Ku lihat jam. Alhamdulillah, Cuma ngaret 15 menit.
Kata siapa 15 menit! Seorang pria berbadan tegap, berambut putih, bercucu delapan yang baru kali itu aku bertemu, mengatakan ia sudah menunggu nyaris satu jam.
“Ahk Masakh sihk!!!?” protesku dalam hati. Padahal kan tadi janjiannya jam 16.30 bukan jam 16.00.
”Saya dahulu bekerja di perusahaan Amerika. Kita itu punya kebiasaan. Kalau janjian pasti sudah datang di tempat janji setengah jam sebelumnya.”
Hh... Ya Allah... malu banget. Udah deh... selama temanku membantu mempresentasikan (yang bener akhirnya temanku yang ambil alih presentasi), aku kena sindiran abis-abisan.
Dosen yang hebat! Trims ya Rabb buat tutorialnya, I’ll always remember that!!!
Oia, para pejuang yang pengen memulai kebiasaan menghargai waktu (n enyahkan molorisme n virus karetisme) cocok banget tuh Ponsel Qurannya disimpan disaku. Bagi yang berminat, bisa hubungiku di no tlpn : 0251 932 65 92 -bebas ongkos kirim dan konsultasi.Garansi 1 tahun. Haha.. tetep… promosi
(Semua link yang ada di posting ini memiliki tautan dengan pengurus blog –intan permata- baik Propsal Kehidupan, Rumah Zakat Indonesia, Rumah Aqiqah, K-link, Flexter, Ponsel Quran, Batik Solo, maupun bisnis salah satu dosenku –Andi-. Jika ada yang merasa tertarik atau ingin menanyakan lebih lanjut mengenai content link yang bersangkutan, hubungi aku di 0251-9326592 email: boulengs_id@yahoo.com)
1 Comment:
-
- Anonim said...
24 Juni 2009 pukul 18.50bagus tan
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)




